PERSIAPAN!!! Memulai "Bersanding Virus" Kondisi Baru Bagi Dunia Pendidikan


Oleh : Ahmad Husain, S.Pd.I
(Guru MI NU Baitul Mukminin)


SMA- Beberapa bulan ini kita disibukkan dengan berbagai aktivitas penanggulangan dan pencegahan Covid-19. Mulai dari Memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, tidak bersalaman dan lain sebagainya. Cara-cara tersebut sekarang sudah menjadi "ritual" yang lumrah dilakukan baik dirumah apalagi diluar rumah. Momok virus tersebut seolah telah menjadi wabah terbesar abad ini. Pemerintah pun dengan sigap memberikan kebijakan yang luar biasa, mulai dari ; karantina di tempat khusus, isolasi mandiri, sampai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). 

Namun, hal tersebut belum cukup jitu untuk menurunkan angka kasus akibat virus tersebut, bahkan sekarang cenderung meningkat. Harusnya, jika kita tidak abai dalam mengindahkan anjuran pemerintah tersebut, tentunya kasus akibat virus tersebut bisa jadi menurun, dan tingkat kesembuhan akan cenderung meningkat.

Ditengah kasus virus yang belum sepenuhnya menurun ini, agaknya masyarakat sudah semakin resah dengan kondisi ekonomi yang tidak menentu. Sebagian masyarakat ditingkat bawah sudah semakin terdesak dengan kebutuhan ekonomi yang harus dikeluarkan setiap hari, sementara mereka tidak punya penghasilan dikarenakan mereka dirumahkan ataupun tempat mereka bekerja tidak bisa beroperasi.

Baca juga : Download Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021

Terus, bagaimana dengan kondisi pendidikan? Tak jauh berbeda dengan kondisi diatas, kondisi pendidikan kita pun berjalan seolah "sejalan-jalannya". Hal ini tentunya untuk mempermudah guru dan masyarakat agar pendidikan tetap bisa berjalan. Namun sayangnya lagi-lagi solusi dari pemerintah dengan adanya pembelajaran berbasis daring tidak cukup ampuh untuk menggantikan pembelajaran dengan tatap muka. Dikarenakan sangat terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki masyarakat.

Dengan berbagai kondisi tersebut masyarakat sudah semakin jenuh dengan kondisi yang dibatasi diberbagai sektor. Keresahan tersebut semakin memuncak bak gunung es, akibat dari kondisi yang tidak menentu. Mereka pun didalam hati bertanya kondisi seperti ini akan berlangsung sampai kapan? 

Akhir-akhir ini muncul wacana baru yakni dengan istilah New Normal (kondisi normal yang baru). New Normal adalah fase dimana aturan PSBB dilonggarkan dan masyarakat dapat beraktivitas normal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sebelum pemerintah menemukan vaksin untuk virus tersebut.

Artinya, kita harus bersiap-siap berhadapan secara langsung dengan virus tersebut. Perlu diketahui bahwa bisa jadi virus tersebut  berada disekitar kita. Maka perlu dilakukan langkah-langkah persiapan agar kita terbiasa dengan budaya hidup sehat dan bersih dengan senantiasa menjalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada.

Nah, agar lebih mudahnya berikut kami rangkum langkah-langkah persiapan mengahadapi New Normal nantinya bagi kita insan madrasah. 

1. Pahami Protokol Kesehatan
Protokol kesehatan adalah aturan kesehatan tertentu untuk mencegah terjadinya penularan suatu penyakit. Protokol kesehatan terkait dengan Covid-19 ini telah banyak dikemukakan diberbagai media massa baik cetak maupun elektronik. Yaitu; cuci tangan sesring mungkin sesudah dari tempat-tempat umum ataupun pakai hand sanitizer, memakai masker, jaga jarak, tidak bersalaman, serta beretika ketika bersin dan batuk didepan umum dengan menutupnya dengan siku tangan bagian dalam.

2. Makan Makanan Yang Sehat Serta Konsumsi Vitamin
Mengonsumsi makanan yang sehat sangatlah penting bagi tubuh kita. Makan seperti nasi, sayur-sayuran, lauk-pauk, daging dan susu ditambah dengan multi vitamin sangat bermanfaat untuk membentuk sistem imun dalam tubuh kita. Dengan sistem imun yang kuat, virus yang masuk tidak akan mudah menjadikan kita jatuh sakit.

3. Olahraga Secara Rutin
Berolahraga merupakan aktivitas yang harus kita lakukan paling tidak sehari sekali. Olahraga ringan seperti melakukan warming up (pemanasan) sebelum berolahraga, bersepeda, joging, dan lainnya akan membantu kita menjaga stamina kita dalam beraktivitas.

4. Disiplin Dalam Mengikuti Aturan
Kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menghadapi kondisi ini. Jika kita mengabaikan protokol kesehatan ketika kita sedang ditempat umum, maka bukan cuma orang lain yang akan dirugikan kita dan keluarga kita juga akan terkena imbasnya.

Nah, persiapan-persiapan tersebut merupakan bagian dari usaha kita dalam mencegah diri kita dan orang lain terkena virus. Dengan kesadaran kita menjalankan protokol kesehatan berarti kita peduli dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar kita.

Demikian artikel tentang persiapan "bersanding dengan virus" apabila ada saran dan kritik serta pertanyaan silahkan tinggalkan dikolom komentar. Jangan lupa like, komen, dan share artikel ini.

Post a Comment

2 Comments

  1. manthap pak husein semangat berkarya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... terima kasih atas dukungannya. Barokallahu fik

      Delete